Skip to main content

The claim

Jokowi

Original publisher’s rating

Beredar video di Whatsapp yang menarasikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan klaim agar umat Islam tidak memilih pemimpin daerah yang Joko Widodo (Jokowi) dukung dalam Pilkada. Video tersebut beredar secara luas di media sosial, Facebook, saat hari pencoblosan berlangsung. “AKHIRNYA Keluar juga FATWA…MUI..Himbauan untuk UMMAT ISLAM INDONESIA…Harap ikuti FATWA MUI..Jangan Coblos..Cagub…atau Cabup/ Calon bupati yg di dukung Jokowi.. dan antek antek oligarki demikian pemberitahuan dr MUI…terima kasih. Mau yang GERCOS juga dihormati,” demikian isi keterangan yang termuat di konten Facebook pada 26 November 2024. Melansir dari Antara, MUI pernah mengeluarkan imbauan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin dalam Pilkada 2024. MUI mengarahkan umat Islam untuk mengikuti ketentuan berikut dalam memilih pemimpinnya: 1. Pilihan didasarkan atas keimanan, ketakwaan kepada Allah SWT, kejujuran, amanah, kompetensi, dan integritas. 2. Bebas dari suap, politik uang, kecurangan, korupsi, oligarki, dinasti politik, dan hal-hal yang terlarang secara syar’i. 3. Memilih calon pemimpin yang beriman, bertakwa, jujur, terpercaya, aktif, dan aspiratif, mempunyai kemampuan dan memperjuangkan kepentingan umat Islam, serta kemaslahatan bangsa.

Reviewed by Beritajateng.tv ↗ ·

Read the original fact check ↗

Sources and attribution

  1. [original] Beritajateng.tv original review

    Original review · Retrieved October 16, 2026

Original review: Beritajateng.tv. Structured data compiled by Data Commons under CC BY 4.0. Publisher article content is subject to its own terms.

Updated